EBIS

Apa itu Content Marketing?

content-marketing-7547352361

REPUBLIKDIGITAL.com – Anda baru saja mendengar istilah “content marketing”? Anda penasaran, ingin tahu tetapi malu untuk bertanya kepada siapa pun. Selamat, Anda menemukan artikel ini.

Jika Anda cari di google banyak definisi tentang content marketing. The Content Marketing Institute mendefinisikan content marketing sebagai berikut:

Content marketing is a strategic marketing approach focused on creating and distributing valuable, relevant, and consistent content to attract and retain a clearly-defined audience — and, ultimately, to drive profitable customer action.

Dengan kata lain, content marketing adalah pendekatan pemasaran strategis berfokus pada menciptakan dan mendistribusikan konten yang berharga, relevan dan konsisten untuk menarik dan mempertahankan audiens  yang tepat sasaran. Yang pada akhirnya mendorong mereka untuk membeli.

Tujuan content marketing adalah untuk menarik dan mempertahankan pelanggan lewat sebuah konten. Secara garis besar ada dua tujuan utama di sini. Pertama, menarik calon pelanggan agar mengenal bisnis Anda. Kedua, mendorong (mempertahankan) mereka agar menjadi pelanggan.

Di lihat dari bentuknya, konten dari content marketing bisa dalam berbagai bentuk. Misalnya: teks, gambar, audio atau video.

Apapun bentuknya, kuncinya adalah konten Anda harus berharga. Sebab pada dasarnya, content marketing adalah seni berkomunikasi dengan audiens tanpa ‘jualan’ langsung.

Anda tidak mempromosikan produk/jasa. Tetapi Anda memberikan informasi (konten) berharga yang membuat pembeli Anda lebih cerdas.

Inti dari strategi content marketing ini adalah keyakinan bahwa jika kita sebagai pebisnis menyampaikan dengan konsisten informasi yang berharga kepada audiens maka mereka akan membalas kita dengan pembelian dan loyalitas.

Content marketing digunakan oleh beberapa organisasi pemasaran terbesar di dunia, termasuk  P&G, Microsoft dan Cisco Systems. Ia juga dikembangkan dan dilaksanakan oleh usaha kecil dan menengah di seluruh dunia. Mengapa? Karena content marketing relatif efektif dibanding pemasaran biasa.

Dalam pemasaran biasa, Anda mempromosikan produk/jasa lewat media iklan. Entah itu iklan di media cetak, televisi atau media digital. Harapannya, orang akan langsung melakukan pembelian setelah melihat iklan Anda.

Masalahnya, di era banjir informasi seperti sekarang, audiens lebih selektif. Mereka sudah kebal melihat iklan promosi produk/jasa. Gaya pemasaran seperti ini jadi kurang efektif lagi.

Tapi jangan salah mengerti. Iklan tetap menjadi hal yang menarik. Pemasar bisa menggunakan iklan untuk menyebarkan konten yang berharga.

Mungkin ada yang bertanya, jika kita promosi konten bukan produk/jasa, bagaimana dengan penjualan?

(@RDCnews)

+BONUS

Most Popular

To Top