NET

Detikcom Mati 12 Jam Lebih

detikcom-mati

Republikdigital.com – “Mohon maaf, kami sedang mengalami kendala teknis. detikcom & seluruh layanannya tak dapat diakses. Diupayakan agar bisa segera teratasi” kata akun Twitter Detik, @detikcom, Minggu, 12 Agustus 2012 sekitar pukul 21:30 an.

Kabar ini sangat mengejutkan para tweeps dan pengguna internet, khususnya fans dan pembaca setia Detik. Maklum Detik adalah situs terbesar di Indonesia. Saat-saat event mudik seperti ini, Detik sering dijadikan andalan. Beritanya dinanti banyak orang.

Sebenarnya apa yang sedang terjadi? Bagaimana website sekelas Detik bisa sampai mati?

Tidak lama kemudian muncul pencerahan. Akun @detikcom memperbarui Twitternya, katanya : “Terjadi kebakaran di Indonesia Data Centre, Duren Tiga. Beberapa situs, termasuk detikcom down. Semoga bisa segera teratasi.

Namun, benarkah terjadi kebakaran di Indonesia Data Center (IDC) Duren Tiga, Jakarta, seperti kata akun @detikcom tersebut. Kalau hal ini sampai terjadi, tentu ini adalah musibah/bencana besar bagi dunia internet Indonesia. Masyarakat internet Indonesia akan kembali gelap.

IDC Duren Tiga Jakarta adalah salah satu pusat data di tanah air. Ribuan server diletakkan di sana. Karya-karya masterpiece internet Indonesia juga ada di situ. Jika sampai IDC ini kebakaran, dunia internet Indonesia akan kehilangan Milyaran, tidak hanya uang tapi juga konten/pengetahuan yang selama ini dibuat.

Uang masih bisa dicari. Program, data, informasi, kecerdasan buatan dan aneka perangkat lunak yang ditanam di server-server IDC tersebut tentu sangat sulit, kalau tidak boleh dibilang mustahil, untuk dibuat kembali seperti semula.

Harapan masih ada. Kesimpangsiuran berita ini akhirnya terurai juga. Selidik punya selidik, Antara mengabarkan : kebakaran IDC Duren Tiga terjadi akibat ledakan UPS di lantai 2 yang membuat jaringan IIX lewat OPENIXP, server dan hosting serta ISP yang berlokasi di tempat tersebut menjadi “offline” dan tidak bisa diakses di seluruh Indonesia.

Ternyata, bukan IDCnya yang kebakaran tapi UPSnya. Karena UPS terbakar tersebut maka aliran listrik ke IDC dipadamkan untuk menjaga keamanan. Hal inilah yang mengakibatkan situs-situs yang dihosting di IDC Duren Tiga mati.

Selain Detik, situs besar yang mati karena terbakarnya UPS di IDC Duren Tiga tersebut adalah Kapanlagi, Indowebster, Liputan6, Okezone dan Bolanews.

Hingga berita ini ditulis, website detik.com masih belum bisa dibuka. Jika dirunut dari akun @detikcom di atas, berarti sudah 12 jam lebih website terbesar di Indonesia ini mati.

Mudah-mudahan peristiwa ini makin membuat Pusat Data Indonesia (IDC) kian kuat menghadapi bencana seperti kebakaran dan sebagainya. Dan semoga IDC Duren Tiga segera beroperasi kembali seperti sedia kala.

(@RDCnews)

Popular

Copyright © 2012-2017 REPUBLIKDIGITAL

To Top