NET

Kapan Saat yang Tepat Beli Teknologi?

teknologi

Republikdigital.com – Dewasa ini, teknologi informasi berkembang sangat cepat. Setelah ditemukan, teknologi yang ada sekarang, dalam waktu singkat akan jadi kuno sebab ditemukan teknologi baru lagi.

BB 10 yang kemarin habis Peno beli itu beberapa bulan lagi akan obsolete. Demikian juga dengan Iphone 5, Windows 8, Android 4.2 dan seterusnya.

Kalau begitu, kapan dong saat yang tepat untuk beli teknologi terkini? Saat yang tepat untuk beli teknologi terkini adalah sekarang dan besok kiamat atau Peno sudah tidak ada lagi. Sehingga Peno tidak akan terbebani dengan teknologi yang akan muncul berikutnya.

Dalam perkembangan teknologi informasi, hasil pencapaian tertinggi manusia adalah kecerdasan buatan. Menurut H. A. Simon [1987]: “Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang -dalam pandangan manusia adalah- cerdas.”

Dibalik kecerdasan buatan yang canggih, mudah, sederhana, manusiawi ada ilmu pasti. Ada keteraturan, on off, 1-0. Ada software dan hardware dibelakangnya.

Jadi software dan hardware inilah yang menentukan cepat dan lambatnya perkembangan sebuah teknologi informasi. Apa yang Peno nikmati dari buah teknologi informasi sekarang ini adalah karena adanya orang software dan hardware.

Apa sih sebenarnya yang ada di pikiran orang software dan hardware itu?

Dalam pikiran orang software, ayatnya adalah apapun yang bisa kita pikirkan, kita wujudkan. Sedangkan dalam pikiran orang hardware ayatnya berbunyi apapun yang tidak bertentangan dengan hukum alam, kita wujudkan.

Oleh sebab itu, karena batasnya adalah pikiran maka perkembangan software sangat pesat, nyaris tak terbatas. Barangakali sudah ribuan/jutaan sofware yang telah dibuat oleh manusia.

Software yang canggih membutuhkan hardware yang canggih pula. Di sinilah terjadi sinergi postif. Software dan hardware tumbuh dan berkembang bersama. Perkembangan hardware hampir selalu berada di belakang perkembangan software. Tanpa didukung oleh hardware yang modern, software yang canggih tidak akan berdaya guna maksimal.

Di era yang katanya pasca industri ini, Google adalah salah satu mahakarya manusia. Saking canggihnya nyaris apa saja bisa dicari di ‘mbah’ Google.

Akhirnya dengan menggunakan kecerdasan buatan, Peno dipaksa atau sukarela untuk menjadi pasti, teratur, 1-0, on off. Kenapa? Karena kalau Peno hidup ngawur, kecerdasan buatan hasil rekayasa canggih manusia itu tidak akan memudahkan tapi malah akan menyulitkanmu. Meski begitu, tetaplah jadi manusia bukan mesin.

Foto: morecambehigh.

Popular

Copyright © 2012-2017 REPUBLIKDIGITAL

To Top