Sudutpandang

Multiply Tutup Layanan Blog dan Akibatnya

multiply-tutup

Republikdigital.com – Dengan alasan fokus ke e-commerce, pada 1 Desember 2012, Multiply akan menutup layanan blognya. Era kejayaan blog Multiply akan segera berakhir. Dunia internet akan kembali kehilangan sejarah konten/peradabannya.

Didirikan pada tahun 2004, layanan blog Multiply harus berakhir di tahun 2012. Kabar ini mengguncang dunia blogger khususnya pengguna dan fans Multiply. Kekuatannya mungkin seperti gempa 8 Skala Richter.  Luas dan mendalam.

Sedih, kecewa, sakit hati, merasa diusir, digusur barangkali adalah perasaan pengguna Multiply. Ribuan mungkin jutaan blogger tersebut terancam akan kehilangan blog mereka. Diakui atau tidak, selama ini, mereka jelas turut membesarkan Multiply hingga seperti sekarang.

Dengan hilangnya blog-blog Multiply, dunia internet juga akan kehilangan 1001 (seribu satu) kontennya.

Lantas bagaimana reaksi pengguna Multiply? Apakah mereka akan diam saja alias nerimo atau akan menggelar demo atau aksi lain?

Dalam laman Multiply yang memuat pengumuman resmi tentang penutupan layanan blog ini, di kolom komentar, pengguna Multiply membanjiri dengan komentar-komentar keras yang bernada penolakan terhadap kebijakan Multiply tersebut.

Seperti :

komen-multiply

Selengkapnya anda bisa baca di http://multiply.multiply.com/notes/item/5

Tidak hanya itu, pengguna Multiply juga menggalang petisi agar Multiply tidak jadi menghapus layanan blognya. Hingga saat ini telah tercatat 500 lebih penanda tangan petisi. Petisi tersebut bisa anda lihat di http://www.change.org/id/petisi/stefan-magdalinski-ceo-of-multiply-jangan-hapus-jejaring-sosial-dari-multiply

Pada tanggal 26 Oktober 2009, kasus seperti ini terjadi lebih dulu pada Geocities. Setelah berdiri selama 15 tahun, Geocities akhirnya menutup layanan blognya. Sebuah lubang hitam muncul pada sejarah internet, hilangnya konten-konten untuk pertama kalinya.

Penutupan Geocities tersebut mengakibatkan terjadi migrasi besar-besaran blogger. Mungkin diantara mereka masuk ke Multiply.

Kini migrasi besar-besaran alam maya yang pernah terjadi itu akan terulang. Pengguna Multiply akan bedol blog. Kemana mereka akan menetap, apakah ke Blogspot, WordPress, Facebook, Google plus atau ke alam lain? Entahlah.

Mudah-mudahan blogger pengguna Multiply segera mendapatkan tempat yang diimpikannya.

Apa yang terjadi pada Geocities dan Multiply ini bisa terjadi juga pada WordPress, Yahoo, Google, Facebook, Twitter, Youtube, Kaskus dan aneka situs jejaring sosial lainnya. Jika saat itu terjadi apakah anda sudah siap?

(@RDCnews)

+BONUS

Surat dari CEO Multiply, Stefan Magdalinski

Halo. Ini Stefan, menulis dari kantor pusat Multiply di Jakarta, Indonesia.

Seperti Anda ketahui, misi Multiply telah berubah dalam setahun setengah belakangan ini untuk menjadi pasar e-commerce terbesar dan favorit di dua pasar yang sangat besar, yaitu Indonesia dan Filipina.  Dengan perubahan fokus tersebut, selama beberapa bulan belakangan, kami telah menelaah semua kegiatan operasional kami dan akan membuat beberapa keputusan yang berdampak bagi para pengguna Multiply.

  • Mulai 1 Desember, dengan sangat menyesal, kami tidak akan dapat lagi mendukung aktivitas Multiply dalam bentuk penyediaan layanan jejaring sosial dan berbagi konten (foto, video, blog, dan lainnya).  Kami yakin bahwa situs Internet lainnya yang berkomitmen untuk menyediakan layanan jejaring sosial akan dapat melayani Anda dengan lebih baik.
  • Bagi pengguna fitur jejaring sosial Multiply, kami akan mempersiapkan cara mudah untuk Anda mengunduh konten Anda (baik itu foto, blog dan konten lainnya) atau memigrasikan ke situs lainnya.  Kami akan umumkan detil pastinya dalam waktu dekat dimana akan menjadi pilihan Anda untuk memilih mengunduh, memindahkan atau membiarkan konten Anda terhapus dengan sendirinya.
  • Bagi pengguna layanan e-commerce kami di Indonesia dan Filipina, Anda tidak perlu melakukan apa-apa.
  • Berkaitan dengan status berlangganan Multiply Premium, kami akan mengembalikan saldo yang tersisa, dan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Silakan menghubungi tim Pelayanan Pelanggan untuk memroses pengembalian uang.  Mohon dicatat, ini hanya berlaku untuk Multiply Premium, bukan produk Multiply Trust untuk layanan e-commerce.

Kami sadar bahwa berita ini mungkin kurang berkenan bagi Anda. Pada akhirnya, ini adalah keputusan bisnis yang harus diambil demi pengembangan Multiply di masa depan.  Kami sangat bersemangat untuk mewujudkan misi kami untuk memberikan 350 juta  konsumen di Indonesia dan Filipina cara hebat untuk jual beli secara online.  Fokus utama kami adalah untuk menjadikan Multiply sebagai tujuan e-commerce yang utama di Asia Tengara di masa mendatang.

Pastinya, sebagian besar dari Anda tidak akan menyukai berita ini, dan maaf jika  berita ini harus tetap kami sampaikan.  Kami harap Anda akan bisa memahami alasan ditetapkannya keputusan ini.  Terima kasih telah menjadi bagian dari komunitas Multiply selama 8 tahun belakangan.

Stef

Most Popular

To Top