NET

Revolusi Media Sosial

sosmed-revolusi

REPUBLIKDIGITAL.com – Erik Qualman, penulis buku Socialnomics menceritakan perkembangan media sosial. Media sosial bukan tentang teknologi. Tetapi tentang relasi, revolusi, perdagangan dan lainnya. Media sosial adalah tentang masyarakat.

Dalam video berjudul Revolusi Media Sosial, menurut Qualman :

1. Media sosial telah menyusul pornografi sebagai aktifitas nomor satu di web.

2. Facebook berada di atas Google untuk lalu lintas mingguan di Amerika. Hal ini mempengaruhi perilaku masyarakat. Satu dari lima pasangan bertemu secara online. Tiga dari lima pasangan homo bertemu secara online.

3. Penelitian pendidikan mengungkapkan bahwa belajar online lebih unggul daripada tatap muka. Anak-anak TK belajar dari iPads bukan papan tulis.

4. Jika facebook adalah sebuah negara, ia akan menjadi negara terbesar ketiga setelah Cina dan India.

5. Lady Gaga, Justin Bieber dan Britney Spears mempunyai pengikut Twitter lebih banyak daripada seluruh penduduk Swedia, Israel, Yunani, Chili, Korea Utara dan Australia.

6. Lima puluh persen (50%) lalu lintas mobile internet di Inggris digunakan untuk Facebook. Bayangkan, apa artinya ini bagi pengalaman pelanggan yang buruk.

7. Beberapa Universitas telah berhenti mendistribusikan akun email.

8. Ereader telah melampaui penjualan buku tradisional.

9. Youtube adalah mesin pencari terbesar ke-2 di dunia. Setiap menit, 24 jam video diunggah ke Youtube.

10. Jika wikipedia dibuat menjadi sebuah buku maka akan menjadi 2,25 juta halaman.

11. Tiga puluh empat persen (34 %) blogger memublikasikan pendapat mereka tentang produk dan merek.

12. Sembilan puluh persen (90 %) konsumen percaya dengan rekomendasi rekannya dan hanya 14% percaya pengiklan.

Jadi media sosial bukan hanya sekedar iseng belaka. Ia adalah perubahan mendasar dalam cara kita berkomunikasi. Kita tidak lagi mencari berita. Berita yang menemukan kita. Demikian juga dengan produk. Karena kecepatan di mana media sosial memungkinkan untuk komunikasi tersebut, sloganpun berganti. Dari mulut ke mulut kini menjadi dunia mulut.

Semoga kita tidak tenggelam dalam dunia mulut tersebut.

(@RDCnews)

Most Popular

To Top