Sudutpandang

The Most Pengaruhable in the World

smartphones

Republikdigital.com – Lima belas tahun yang lalu, di Desa Wlingi, Blitar, penulis berpikir enak banget kerja di Telkom. Bisnis telepon kabel/rumah tidak akan ‘bangkrut’. Di desa ini, mungkin baru satu dua orang yang punya telepon rumah.

Saat itu, telepon rumah bukan hanya premium tapi pertamax. Orang desa yang masuk kasta the have saja yang bisa memasangnya.

Di sisi operator, untuk memasang satu sambungan telepon itu tidak murah ker. Butuh duit kiloan mungkin ton-tonan untuk membangun infrastrukturnya.

Jaringan kabel telepon itu berbeda dengan jaringan kabel listrik/PLN. Satu pelanggan telepon butuh satu kabel sejak dari rumahnya – operator. Kalau kabel listrik kan bisa nyantol dengan distribusi terdekat, kabel tetangga misalnya.

Tahun 2000 mulai boominglah HP. Saat itu HP belum bisa sms, layarnya monochrome, nada deringnya monophonic dan tidak ada kamera.

Kemunculan HP ini ternyata kedepan membuat telepon kabel/rumah tak lagi menjadi barang primadona/diminati. Telepon rumah menjadi barang antik. Tahun 2000 sering juga disebut sebagai era pasca industri.

Di sinilah persepsi penulis tentang telepon kabel yang akan abadi itu ternyata salah.

Seiring perkembangan zaman, evolusi HP kian mencengangkan. HP tidak sekedar untuk mengalirkan suara tapi juga bisa teks (sms). Nada dering yang mulanya monophonic berubah menjadi polyponic. Di sinilah keberadaan kaset mendapat tantangan hebat, khususnya industri musik.

Lalu kamera mulai ditanamkan ke HP. HP tak sekedar sarana untuk mengobrol atau sms tapi bisa juga untuk memotret bahkan merekam video. Layar yang monochrome menjadi color.

Di zaman itulah keberadaan kamera analog dan film serta industri yang berada di belakangnya mendapat tantangan yang sangat dahsyat.

Tidak berhenti sampai di situ, evolusi alat genggam yang bernama HP kian fantastis. Setelah nada polyponic, layar warna, kamera, HP juga bisa digunakan untuk mengalirkan data.

Kemampuan HP meningkat tajam. Tidak lagi sekedar untuk telepon dan sms, HP bisa juga digunakan untuk mengakses internet, seperti : browsing, chatting, email, kirim file, socmed, transaksi perbankan, lsp.

Di era inilah industri cetak mendapat tantangan yang berat. Koran, majalah, buku dan produk cetak yang lainnya harus terus berinovasi agar mampu bertahan.

Apakah mereka akan ‘punah’ seperti telepon kabel, kaset, film dan kamera analog? Hanya waktu yang memiliki jawabannya.

Keberadaan alat genggam kecil yang bernama HP 15 tahun yang lalu dengan segala evolusinya ternyata mampu mengubah perilaku manusia. Mulai cara berkomunikasi, belanja, silaturahmi, lsp.

Tidak hanya manusia, HP juga mengubah puluhan mungkin ratusan industri, mulai industri telekomunikasi, musik, media lsp. Cara berbisnis pun juga ikut berubah, dari peradaban analog ke digital.

Oleh karena itu mengingat menimbang dan seterusnya, pada hari ini, Minggu, 15 September 2013, penulis tetapkan HP sebagai salah satu alat yang the most pengaruhable in the world. Sekian.

Foto : Telefoonabonnement.

Most Popular

Copyright © 2012-2017 REPUBLIKDIGITAL

To Top